
Kerupuk bawang adalah cemilan tradisional yang populer di Indonesia. Cemilan yang satu ini memiliki cita rasa gurih dan aroma yang sangat khas sehingga banyak orang yang suka dengan cemilan ini. Biasanya kerupuk ini dijadikan sebagai menu pendamping hidangan utama dan juga dijadikan oleh-oleh di berbagai wilayah di Indonesia.
Selain rasanya yang gurih, kerupuk ini menyimpan beberapa fakta menarik yang membuatnya menjadi cemilan istimewa dan unik. Untuk yang belum mengetahui fakta seputar kerupuk ini sebaiknya lihat ulasan yang ada di bawah ini.
Fakta Unik Seputar Kerupuk Bawang
Banyak yang menganggap kerupuk ini hanya sebatas cemilan saja tapi ternyata ada banyak sekali fakta menarik seputar kerupuk ini yang belum diketahui banyak orang. Berikut ini daftar lengkap mengenai fakta-faktanya.
Bukan Berasal dari Indonesia
Mungkin banyak yang mengira kerupuk ini asalnya asli dari Indonesia, tapi ternyata kerupuk ini bukan asli dari negara Indonesia melainkan dari luar negeri. Kerupuk ini masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Pihak pertama yang mengenalkan kerupuk ini adalah pedagang dari India dan Tiongkok.
Kerupuk ini mulai dikenal luas masyarakat Indonesia pada abad ke-19. Pada abad ini, kerupuk masih dibuat secara tradisional di daerah Sumatera, Bali dan Jawa. Bahan yang digunakan membuat kerupuk ini masih berupa tepung beras atau tepung tapioka yang dicampur dengan bawang merah dan bawang putih. Penggunaan bawang inilah yang membuat kerupuk mempunyai aroma khas dan rasa yang sangat gurih.
Terbuat dari Bahan Alami dan Berkualitas
Rasa yang begitu gurih dan aroma yang begitu kuat yang dimiliki kerupuk ini berasal dari penggunaan bahan alami yang berkualitas. Bahan-bahan yang digunakan diantaranya adalah bawang merah, bawang putih, tepung tapioka, air dan garam.
Bawang putih dan merah merupakan bahan utama yang dapat memberikan aroma khas pada kerupuk ini. Bawang yang digunakan harus berkualitas dan masih segar supaya menghasilkan rasa yang sangat gurih. Sedangkan tepung tapioka digunakan karena mempunyai tekstur yang elastis dan kenyal sehingga kerupuk tidak mudah patah dan menjadi sangat renyah.
Selain memakai bahan-bahan tersebut, ada juga beberapa bahan tambahan lain yang digunakan, seperti rempah-rempah tertentu untuk memberi variasi rasa dan memperpanjang umur simpan. Selain itu, proses pembuatan kerupuk ini juga dilakukan secara higienis sehingga kerupuk yang dihasilkan terbebas dari kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Dibuat Menggunakan Metode Tradisional dan Modern
Kerupuk ini dibuat menggunakan dua metode yaitu metode tradisional dan juga modern. Kerupuk yang masih memiliki cita rasa tradisional dibuat memakai metode tradisional. Cara pembuatannya melalui beberapa tahap yaitu pengolahan bahan, pencampuran bahan, pencetakan, pengiringan sampai penggorengan.
Penjelasan lengkap mengenai tahapan pembuatan kerupuk ini yaitu bawang merah dan putih diiris dan dihaluskan kemudian dicampur tepung tapioka dan bahan-bahan lainnya. Campuran bahan ini akan diuleni sampai kalis kemudian dipadatkan. Setelah itu, adonan akan dicetak memakai cetakan berbentuk lonjong atau bulat.
Setelah semua bahan sudah dicetak barulah kerupuk akan dipotong-potong lalu dikeringkan selama beberapa hari di bawah sinar matahari. Proses pengeringan yang dilakukan secara alami ini bisa membuat kerupuk mempunyai umur yang lebih lama.
Selain memakai metode tradisional, pembuatan kerupuk bawang juga sudah dilakukan memakai metode modern yaitu memanfaatkan mesin berteknologi canggih untuk melakukan pencampuran bahan, pencetakan serta pengeringan. Penggunaan mesin ini bertujuan untuk menghemat waktu, tenaga dan untuk menjaga konsistensi rasa.
Tersedia dalam Berbagai Varian Bentuk dan Rasa
Kerupuk ini sekarang tidak hanya berbentuk lonjong atau bulat saja. Banyak produsen yang membuat varian bentuk baru, seperti bentuk karakter kartun, hewan, bentuk gepeng dan juga tipis. Kemunculan bentuk-bentuk baru ini membuat anak kecil sangat suka dengan kerupuk ini.
Selain bentuknya yang beragam ternyata kerupuk ini juga mempunyai varian rasa yang cukup beragam. Kerupuk ini tidak hanya tersedia dalam varian rasa bawang asli saja, ada juga varian asin, manis, pedas dan varian kombinasi beberapa rasa. Selain itu, produsen kerupuk ini juga banyak yang menawarkan kerupuk dengan tingkat kerenyahan berbeda-beda.
Mengandung Banyak Nutrisi
Selain enak, kerupuk ini juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Bawang putih yang digunakan pada kerupuk ini mempunyai sifat anti inflamasi dan antioksidan yang sangat baik untuk sistem imunitas tubuh dan kesehatan jantung.
Selain bawang putih, ada juga bawang merah yang memiliki kandungan flavonoid dan senyawa sulfur yang bisa meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah. Sedangkan untuk bahan tepung tapioka memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi.
Meskipun bermanfaat dan mengandung nutrisi, tapi sebaiknya berhati-hati ketika mengonsumsi kerupuk ini karena ada kandungan kalori dan lemak cukup tinggi yang muncul akibat proses penggorengan dalam minyak. Kalau kerupuk ini tidak dikonsumsi dengan benar maka bisa mengakibatkan kolesterol tinggi dan obesitas.
Populer di Berbagai Wilayah di Indonesia
Kerupuk ini tidak hanya populer di satu wilayah saja, melainkan sudah populer di seluruh Indonesia. Setiap wilayah di Indonesia mempunyai varian khas tersendiri, baik dari bentuk, rasa dan juga proses pembuatannya.
Contohnya di pulau Jawa, kerupuk ini masih dibuat dengan metode tradisional sehingga teksturnya lebih keras dan rasanya lebih gurih. Kalau di Pulau Sumatera, kerupuk ini dibuat dengan beberapa tambahan rempah-rempah khas Sumatera seperti kemiri dan serai.
Sedangkan di Pulau Bali dan Lombok, kerupuk ini menjadi salah satu menu pendamping sate lilit dan nasi campur. Keberagaman rasa kerupuk ini membuktikan bahwa kerupuk ini merupakan salah satu bagian utama dari kekayaan kuliner Indonesia yang dapat beradaptasi dengan budaya dan selera masyarakat masing-masing daerah.
Tips Menikmati Kerupuk Bawang Agar Lebih Enak
Kerupuk ini rasanya sudah enak tapi bisa lebih enak lagi kalau Anda mengikuti tips menikmati kerupuk berikut ini.
Nikmati dengan Minuman Favorit
Kerupuk ini bisa dipadukan dengan berbagai jenis minuman. Kalau ingin merasakan sensasi gurih dan rasa renyah dari kerupuk ini bisa memadukan dengan minuman hangat, seperti kopi, coklat panas dan teh. Kalau ingin merasakan perpaduan rasa gurih, asin dan manis bisa memadukannya dengan minuman dingin seperti es jeruk, minuman bersoda dan es teh manis.
Jadikan Sebagai Pendamping Makanan Utama
Jika ingin merasakan kenikmatan dari mengonsumsi kerupuk ini sebaiknya jadikan kerupuk ini sebagai pendamping lauk pauk dan nasi putih hangat. Anda bisa memakan kerupuk bersama mie goreng, nasi goreng, sambal, sate atau ayam goreng. Perpaduan kerupuk dan menu makanan ini bisa menambah cita rasa makanan.
Buatlah Varian Rasa Baru
Kalau tidak ingin merasa bosan dengan rasa kerupuk bawang sebaiknya coba membuat varian rasa baru dengan cara menambahkan beberapa bahan tambahan. Contohnya menambahkan saus tomat atau saus sambal di atas kerupuk. Kalau tidak suka dengan rasa pedas bisa menaburkan keju parut di atasnya.